3. Menilai proyek wirausaha

Ketika Anda memasuki suatu hubungan mentoring baru untuk pertama kalinya, Anda mungkin memiliki kesulitan untuk memulai darimana. Sebagai seorang mentor, Anda sadar akan keterampilan yang ditawarkan, namun Anda juga harus mampu melihat bagaimana keahlian tersebut dapat diterapkan dengan sebaik mungkin. Anda juga perlu mendapatkan wawasan kritis yang dapat membantu Anda memahami penawaran usaha, hambatan dan tujuan wirausaha yang Anda bimbing.

Untuk memandu Anda melalui proses ini, kami telah mengidentifikasikan enam pertanyaan kunci yang dirancang untuk memulai percakapan. Dengan menggunakan pertanyaan berikut sesuai urutannya, Anda memiliki kerangka kerja yang bagus dalam menentukan tantangan usaha dari wirausaha yang Anda bimbing — sehingga kemudian, sebagai mentor, Anda dapat memberikan bimbingan yang lebih baik.

Pertanyaan #1: Mengapa Anda memutuskan untuk menjalankan usaha ini?

Pertanyaan ini dimaksudkan untuk membantu wirausaha yang Anda bimbing mengklarifikasi dan mengartikulasikan tujuan mereka. Apakah yang mendorong mereka untuk melakukan pekerjaan yang mereka lakukan? Mengapa mereka berkecimpung dalam usaha mereka saat ini?

Jawaban wirausaha akan mengungkapkan hasrat mereka dalam profesi mereka tersebut. Sebagai contoh, seorang wirausaha yang meluncurkan usaha gerobak makan mungkin akan mengatakan: "Saya mau berbagi hobi makan saya dengan komunitas saya."

Pertanyaan #2: Kemanakah rencana Anda kedepannya?

Apakah tujuan akhir dari wirausaha yang Anda bimbing? Pertanyaan ini dirancang untuk menggali aspirasi wirausaha dan mengidentifikasi tujuan usaha mereka.

Jika kita menggunakan contoh wirausaha yang sama dari pertanyaan kita sebelumnya, jawabannya bisa jadi seperti “Aku mau meluncurkan gerobak makananku dengan sukses dan menjadi populer di komunitasku, sehingga nantinya aku bisa punya cukup uang untuk membuka warung makan.”

Pertanyaan #3: Apakah yang saat ini Anda lakukan dengan benar yang membantu pencapaian tujuan usaha?

Ini adalah cara yang baik untuk menunjukkan kekuatan inti wirausaha yang Anda bimbing. Apakah keahlian alami mereka? Memotivasi tim? Bekerja sesuai anggaran? Doronglah wirausaha untuk memikirkan hal-hal yang dapat mereka lakukan lebih baik daripada orang lain, yang akan membantu mengarahkan mereka ke tujuan mereka.

Pertanyaan #4: Apakah yang Anda belum lakukan dengan benar yang kemudian mencegah pencapaian tujuan usaha?

Mengenali kelemahan dan tantangan yang menghalangi kesuksesan adalah penting bagi wirausaha yang Anda bimbing. Tentu saja, tidak ada orang yang suka memikirkan hal negatif, tetapi suatu hambatan tidak dapat diatasi tanpa diidentifikasi terlebih dahulu.

Doronglah wirausaha untuk melakukan penilaian diri yang jujur tentang apa yang mencegah tercapainya tujuan mereka — baik itu di tingkat perusahaan atau individu (atau keduanya).

Pertanyaan #5: Hal yang berbeda apakah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi tantangan itu?

Hal ini dilakukan untuk membantu wirausaha yang Anda bimbing memprioritaskan hal-hal yang benar. Orang-orang memiliki kecenderungan alami untuk menghabiskan lebih banyak waktu pada hal-hal yang dapat mereka lakukan dengan baik (yaitu jawaban mereka dari pertanyaan ketiga) dan lebih sedikit waktu untuk mengatasi kelemahan mereka (yakni jawaban mereka dari pertanyaan keempat). Misalnya, jika Anda adalah seorang pemain sepak bola yang luar biasa, Anda akan lebih suka memamerkan kemampuan bermain sepak bola daripada memperlihatkan perjuangan Anda dalam pertandingan basket.

Demikian pula, jika wirausaha yang Anda bimbing adalah pengembang web yang luar biasa, mereka akan lebih fokus pada kekuatan mereka dibidang itu daripada memperlihatkan keterampilan kepemimpinan mereka yang buruk. Kecenderungan ini dapat memberikan hambatan yaitu jika wirausaha membanggakan etos kerja mereka yang luar biasa namun mereka tidak mengarahkan kerja keras mereka pada hal-hal yang benar, kemajuan mereka akan menjadi sangat terbatas.

Karena kemajuan tidak dapat diukur hanya dengan kerja keras, gunakanlah pertanyaan ini untuk memastikan wirausaha yang Anda bimbing memahami perubahan perilaku yang diperlukan untuk mencapai tujuan mereka.

Pertanyaan #6: Di area manakah Anda paling membutuhkan bantuan?

Sekarang, setelah Anda mengumpulkan jawaban dari lima pertanyaan pertama di atas, seharusnya jawaban atas pertanyaan ke enam ini akan jauh lebih mudah. Anda telah memperjelas tujuan keseluruhan mereka dan mengasah mereka untuk mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi — sekarang, tinggallah masalah menyelaraskan area-area itu dengan keterampilan, keahlian, atau sumber daya khusus Anda.

Pertanyaan-pertanyaan ini merupakan langkah awal yang sangat baik untuk membangun hubungan mentoring yang sukses, membantu Anda menilai secara efektif bagaimana dan di mana Anda benar-benar dapat membantu wirausaha dan usaha mereka. Dengan mengikuti latihan ini bersama-sama, Anda dapat menentukan jalan ke depan yang produktif untuk kedua belah pihak dengan lebih baik.

Selanjutnya: Mengusulkan struktur mentoring