1. Pastikan dirimu siap untuk mendapatkan seorang mentor

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi wirausaha adalah mencari tahu bagaimana caranya agar orang lain tertarik dengan ide bisnis kamu. Mungkin sulit untuk mendefinisikan nilai atau manfaat unik yang akan kamu tawarkan (unique value proposition), tetapi mendapatkan semangat dan dukungan orang lain sangatlah penting bagi keberhasilan bisnismu.

Hal ini juga penting dalam pertemuan pertama dengan mentor. Seperti dirimu sendiri, kamu pasti ingin mentor baru kamu juga bersemangat terhadap bisnismu dan yakin akan potensi keberhasilannya.

Berikut ini adalah beberapa kiat-kiat mempersiapkan presentasi bisnismu dan manfaat unik yang akan kamu tawarkan (value proposition) untuk memastikan pertemuan pertama dapat berjalan sukses.

1) Membuat penjelasan sederhana tentang bisnis kamu.

Sampaikanlah secara ringkas apa yang kamu lakukan. Hal ini akan membantu mentormu memahami usaha kamu dengan cepat.

  • Di industri apakah usaha kamu berkecimpung?
  • Produk dan layanan apakah yang kamu tawarkan?
  • Untuk aplikasi apa sajakah produk dan layanan kamu tersebut?
  • Apakah manfaatnya bagi pelanggan/klien kamu?

2) Menegaskan visimu.

Selanjutnya, siapkanlah pernyataan tentang ke mana Anda ingin usaha Anda beranjak.

  • Apakah tujuan jangka panjang Anda?
  • Apakah tanggapan ideal yang ingin Anda peroleh dari pelanggan dan industri Anda?
  • Apakah yang secara pribadi ingin Anda capai melalui usaha Anda (mis. memposisikan diri sebagai pemimpin yang berpemikiran matang, mencapai keseimbangan kerja/keluarga yang lebih baik, dan lain-lain)?

3) Menentukan misi Anda.

Pernyataan misi yang baik menentukan alasan usaha Anda. Untuk mempertajam misi Anda, pertimbangkanlah pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

  • Mengapa Anda peduli dengan pekerjaan yang Anda lakukan?
  • Menurut Anda, bagaimanakah Anda dapat mengubah industri Anda?
  • Bagaimanakah Anda dapat membantu meningkatkan kualitas kehidupan pelanggan atau klien Anda?
  • Apakah yang membuat pekerjaan yang Anda lakukan bermakna?

4) Mencari tahu target pelanggan Anda.

Persempitlah siapa target pasar usaha Anda dengan menyiapkan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

  • Siapakah yang dilayani oleh usaha Anda?
  • Siapakah klien atau pelanggan ideal Anda?
  • Faktor-faktor apakah yang mereka pertimbangkan ketika membuat keputusan tentang kemungkinan membeli produk atau layanan Anda?

5) Mengukur kompetisi dan menentukan pembeda utama Anda.

Adalah penting untuk memiliki pemahaman tentang dimana posisi usaha Anda dalam suatu ranah industri yang relevan. Seringkali, Anda dapat dengan cepat menemukan apa yang membuat Anda berbeda dan menemukan ceruk pasar Anda dengan meneliti pesaing Anda. Pertanyaan-pertanyaan ini adalah suatu titik awal yang bagus:

  • Siapakah pesaing Anda dan apakah produk atau layanan yang ditawarkan mereka?
  • Apakah yang membuat usaha Anda berbeda dari pesaing Anda?
  • Apakah Anda memiliki penawaran produk atau layanan,
  • proses usaha, atau serangkaian nilai yang unik?
  • Bagaimanakah Anda melakukan usaha secara berbeda?
  • Cara mudah lain untuk memformulasikan poin-poin presentasi usaha Anda adalah dengan menggunakan aplikasi perencanaan usaha. Banyak dari aplikasi menawarkan panduan langkah demi langkah dan bagaimana mengorganisir semua informasi yang relevan di satu tempat yang terpusat.

Memulai percakapan pertama Anda dengan informasi yang tepat akan membantu menunjukkan kompetensi dan ambisi Anda — yang keduanya akan membantu mentor Anda merasa lebih percaya diri dalam menilai kelayakan usaha Anda dan kemampuan mereka untuk membantu Anda mencapai tujuan Anda.

Selanjutnya: Jelaskan Tujuan Anda