5. Manfaatkanlah waktu Anda bersama mentor sebaik mungkin

Sejauh ini, kami sudah membahas tentang apa yang dapat Anda lakukan dengan MicroMentor. Setelah Anda mendapatkan seorang mentor, sekarang saatnya untuk melakukan komunikasi dua arah dan mulai mengerjakan masalah usaha Anda.

Setiap wirausaha memiliki usaha dan masalah usaha yang berbeda. Untungnya, setiap mentor yang bergabung di MicroMentor memiliki pengalaman yang unik juga. Keterlibatan aktif dalam komunikasi membutuhkan kemampuan untuk mendengarkan, memahami, dan mempraktikkan pembelajaran.

Mendengarkan

Mentor sangat ingin membantu. Salah satu nilai terbesar dari metode mentoring adalah Anda memperoleh kesempatan untuk belajar dari seorang mentor yang sudah pernah berada di situasi Anda. Pada awal mentoring, luangkanlah waktu untuk memupuk rasa keingintahuan dan belajar tentang bagaimana mentor tersebut mencapai keberhasilannya.

Memahami

Saat Anda berbicara dengan mentor Anda, bukalah pikiran Anda untuk belajar. Terkadang, mentoring itu sesederhana mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban. Namun, lebih seringnya, di dalam mentoring Anda akan membahas masalah dan menyadari bagaimana pengalaman mentor Anda tersebut dapat digunakan di dalam usaha Anda. Jika arahan dari mentor tidak jelas, maka ajukan pertanyaan untuk memperjelas hal tersebut.

Pelaksanaan

Anda dan mentor Anda harus menyiapkan rencana untuk menentukan sasaran yang dapat dicapai, yaitu hal-hal yang dapat Anda capai dalam seminggu atau sebulan. Praktikan pembelajaran Anda untuk mengembangkan usaha Anda, dan kemudian diskusikan apa yang telah Anda pelajari dengan mentor Anda, apa yang berhasil dan apa yang tidak.

Menindaklanjuti

Hubungan mentoring dibangun berdasarkan kepercayaan, dan mentor ingin melihat bahwa waktu dan upaya yang mereka dedikasikan itu bermanfaat. Jika saran tersebut tidak membantu, jelaskanlah kebutuhan Anda. Jika saran tersebut membantu, komunikasikanlah secara terbuka tentang rencana Anda untuk mengimplementasikan saran mentor Anda tersebut.